Puisi #1

Kita berdua sering berbagi canda
Yang sangat candu bagi hatiku yang rentan jatuh cinta
Mana ada mau kuakui bahwa iya
Tapi rupanya aku telah terjerat lama
Satu kisah baru untukku yang alpa
Dimana aku hanya bisa meraba-raba
Menerka di mana kiranya ujung berada
Namun iyakah harus ada akhirnya
Bisa saja ini hanya tempat singgah semata
Tempat aku dan kamu ditakdirkan bersua
Lalu saling berpaling, pergi tanpa sempat ucapkan sampai jumpa

2 thoughts on “Puisi #1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s