Puisi #2

Hati manusia sungguh rentan
Sedetik ku merasakan nyaman
Sehembusan angin kemudian, yang sisa hanya perasaan tertekan
Ucapan sayang hanya tipuan
Tak pernah ada jaminan, kalau-kalau nantinya kau takkan pergi berhamburan

Semuanya serba spontan
Bukan tentang siapa yang datang duluan,
Maupun dia yang menyerbu belakangan
Juga tak ada skala kepastian tentang siapa yang paling memupuk perasaan

Jadi, jika tiba saat kau tahu tentang kebenaran
Kumohon jangan sungkan,
Apalagi sampai kabur ketakutan
Aku toh hanya ingin berteman
Tapi tidak pernah bisa kujanjikan,
Bisa saja kau membuatku semakin tak ingin meninggalkan,
Hingga memungkiri takdir yang telah dituliskan
Sekian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s